(Studi pada PT. Kebayoran Warnaprima)
Tugas Akhir / Skripsi Sistem Informasi Industri
Disusun oleh: Darmawan
Program Ganda Sistem Informasi dan Teknik Industri Universitas Bina Nusantara
Ringkasan
Kemajuan ilmu pengetahuan khususnya di bidang teknologi khususnya pada era industrialisasi ini, merupakan salah faktor yang dapat mempengaruhi maju tidaknya suatu perusahaan. Dengan berkembangnya teknologi yang semakin pesat, tentu saja performa perusahaan dapat dioptimalkan dengan dukungan dari teknologi yang ada. Jika suatu perusahaan ingin maju dan dapat bersaing dengan perusahaan lain yang ada serta dapat mempertahankan perusahaan tersebut, maka dilakukanlah penerapan teknologi informasi yang dapat mendukung seluruh kegiatan perusahaan.
Dalam setiap industri, baik itu industri manufaktur maupun industri jasa, pasti memiliki bagian untuk menangani pengadaan bahan baku. Pengadaan bahan baku ini diperlukan untuk kemudian diproses menjadi suatu output barang jadi. Apabila perusahaan tidak dapat mengatasi masalah pengadaan bahan baku, maka hal ini akan memberikan pengaruh yang cukup besar bagi perusahaan karena proses produksi akan menjadi terhambat sehingga pesanan konsumen akan tertunda atau pending orders. Oleh karena itu proses pengadaan bahan baku harus dilakukan secepat dan seefisien mungkin.
Masalah yang dihadapi oleh PT. Kebayoran Warnaprima adalah belum efisiennya sistem pemesanan bahan baku dan belum memiliki metode atau standar penilaian yang tepat untuk melakukan pemilihan supplier. Metode yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk mengatasi masalah pada PT. Kebayoran Warnaprima salah satunya adalah dengan menerapkan sistem pemesanan bahan baku disebut dengan e-procurement. Metode yang dapat dipakai untuk melakukan pemilihan terhadap supplier salah satunya adalah dengan AHP.
Rancangan sistem informasi pemesanan bahan baku pada skripsi ini menggunakan metode analisis dan metode metode perancangan. Metode analisis mencakup studi pustaka, survei, dan pengisian kuesioner, serta wawancara. Metode perancangan yang digunakan adalah metode OOA&D dan notasi yang digunakan adalah UML. Dengan menerapkan sistem e-procurement proses pembelian akan menjadi lebih cepat dan pengontrolan terhadap setiap proses pembelian pun akan menjadi lebih mudah karena sistem yang tekomputerisasi dan terintegrasi antara perusahaan dengan supplier sehingga hubungan antara supplier dengan perusahaan pun dapat menjadi lebih dekat. AHP dapat digunakan oleh manajer dalam mengambil keputusan untuk memilih supplier terbaik dari berbagai kriteria, seperti kriteria harga, kualitas, dan waktu pengiriman.
Tugas Akhir / Skripsi Sistem Informasi Industri
Disusun oleh: Darmawan
Program Ganda Sistem Informasi dan Teknik Industri Universitas Bina Nusantara
Ringkasan
Kemajuan ilmu pengetahuan khususnya di bidang teknologi khususnya pada era industrialisasi ini, merupakan salah faktor yang dapat mempengaruhi maju tidaknya suatu perusahaan. Dengan berkembangnya teknologi yang semakin pesat, tentu saja performa perusahaan dapat dioptimalkan dengan dukungan dari teknologi yang ada. Jika suatu perusahaan ingin maju dan dapat bersaing dengan perusahaan lain yang ada serta dapat mempertahankan perusahaan tersebut, maka dilakukanlah penerapan teknologi informasi yang dapat mendukung seluruh kegiatan perusahaan.
Dalam setiap industri, baik itu industri manufaktur maupun industri jasa, pasti memiliki bagian untuk menangani pengadaan bahan baku. Pengadaan bahan baku ini diperlukan untuk kemudian diproses menjadi suatu output barang jadi. Apabila perusahaan tidak dapat mengatasi masalah pengadaan bahan baku, maka hal ini akan memberikan pengaruh yang cukup besar bagi perusahaan karena proses produksi akan menjadi terhambat sehingga pesanan konsumen akan tertunda atau pending orders. Oleh karena itu proses pengadaan bahan baku harus dilakukan secepat dan seefisien mungkin.
Masalah yang dihadapi oleh PT. Kebayoran Warnaprima adalah belum efisiennya sistem pemesanan bahan baku dan belum memiliki metode atau standar penilaian yang tepat untuk melakukan pemilihan supplier. Metode yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk mengatasi masalah pada PT. Kebayoran Warnaprima salah satunya adalah dengan menerapkan sistem pemesanan bahan baku disebut dengan e-procurement. Metode yang dapat dipakai untuk melakukan pemilihan terhadap supplier salah satunya adalah dengan AHP.
Rancangan sistem informasi pemesanan bahan baku pada skripsi ini menggunakan metode analisis dan metode metode perancangan. Metode analisis mencakup studi pustaka, survei, dan pengisian kuesioner, serta wawancara. Metode perancangan yang digunakan adalah metode OOA&D dan notasi yang digunakan adalah UML. Dengan menerapkan sistem e-procurement proses pembelian akan menjadi lebih cepat dan pengontrolan terhadap setiap proses pembelian pun akan menjadi lebih mudah karena sistem yang tekomputerisasi dan terintegrasi antara perusahaan dengan supplier sehingga hubungan antara supplier dengan perusahaan pun dapat menjadi lebih dekat. AHP dapat digunakan oleh manajer dalam mengambil keputusan untuk memilih supplier terbaik dari berbagai kriteria, seperti kriteria harga, kualitas, dan waktu pengiriman.